Langsung ke konten utama

Oh My! Review Lipstik Merah Maybelline Vivid Matte MAT 8 *edited

Assalamu'alaikum girls!
Aku mau review lipstik yang judulnya udah jelas banget ya. Jadi ceritanya aku beli online di sociolla pas lagi ada diskon besar-besaran. Kaget juga lihat beberapa produk yang aku incar harganya turun lumayan banget. Beberapa item yang aku beli (padhal dompet sekarat) yaitu NYX matte but not flat, Maybelline Vivid Matte, dan Mascara Maybelline double. Khusus kali ini, aku mau bahas si Maybelline MAT 8 dulu ya.
Maybelline MAT 8

Secara packaging emang udah khasnya Maybelline banget sih, sizenya kecil dan warnanya nyala banget. Kalo jatoh, ga bakal kenapa-kenapa juga, tenang aja. Terus, sebenernya bungkus luarnya ada dari plastik gitu buat tulisan Vivid Matte, tapi ya itu, kalau dibuka, ya jadi tinggal kayak foto disebelah.

Ujung dari kuas lipstik ini kayak bentuk hati, sama banget kayak ujung yang punya Maybelline lip tint. Ujung kuas kayak gini memang bikin mudah aplikasi ke bibir, tapi buatku kalau mau overlining lip kemasuk ribet. Soalnya pas aku coba overline, dia malah terus-terusan beleber (duh). 

ujung wand nya kayak bentuk hati
Dari segi warna, warna packaging dan asli kurang lebih sama kok, cuma lebih terang setelah diaplikasikan. Warna merahnya lebih ke warm tone, cocok kalau suka classic red. Aku kira bikin gigi kelihatan kuning banget, ternyata ga terlalu juga (peringatan, kulitku kemasuk sawo matang kekuningan aga terang dikit). Pas aku coba ke bibir pertama kali ada sensasi tingling apa ya bahasa indonesianya? Kayak ada rasa disengat gitu. Aku kaget kan ya, akhirnya baca review orang lain dan memang ada sensasi kayak gitu. Terus, untuk aplikasi harus minimal dua pulasan, soalnya dia aga bergeser kesana kemari, mungkin karena tekstur velvet yang dia punya. Tekstur velvet ini kayak creamy dan finish antara matte-satin. Dibilang matte bukan, satin juga bukan, istimewa sekali. Sayangnya karena finish yang kurang jelas ini dan ga bisa diam, aku jadi kurang sreg aja sih. 

tanpa flash
dengan flash
Oya vivid matte ini ga transfer proof, jadi pasti membekas dimana-mana. Juga kurang tahan lama sih, kayak 3 jam udah mulai fading dan beleber (mulut aku ga bisa diem emang). Apalagi kalau dibawa makan, yaaa wassalam lah. Nah di samping ini ada perbandingan warna saat dengan dan tanpa flash. Memang ga jauh beda sih, tapi ada efek jadi lebih pucat dikit ya. Ingin nyobain juga sih kalau dipakai kayak pakai lip tint hasilnya gimana, tapi next time deh. Oya dibawah ada foto kalau di bibir aku kayak gimana (maafkan ga rapih bet).






Jadi Pros-Cons:
Pro:
1. Warnanya cihuy
2. Harganya affordable (masih kebeli kalo mau nyisihin)
3. Teksur ga bikin bibir kering
4. Suka sama efek velvetnya
5. Cover ujung bibir yang aga kehitaman.
Cons:
1. Beleberan say
2. Tip dari si kuasnya ga bisa buat overline bibir
3. Aplikasi harus aga banyak dan sabar kalau mau rapih
4. Kerasa efek tingling
5. Hilangnya cepet banget

Re Purchase?
Belum, soalnya ga kuat sama tekstur yang licin ini, tapi aku suka banget hasil velvetnya.

unch banget warnanya, tiap dideketin ke arah lampu,
jadi putih gitu, padahal aslinya warm
Rating 3/5 
Image result for lips symbolImage result for lips symbolImage result for lips symbol
Sekian dulu ya post nya, see you later!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makeup Flawless Wanita Indonesia ala Sandrianna (Sebagian Besar Produk Lokal)

Assalamu'alaikum cantik~ It's been forever aku gak update blog ini~ (anyway lu update bulan Juni nyai! hehe) Di post ini aku mau kangen-kangenan dengan blog ini dulu yaa... So, awalnya blog ini isinya tuh tentang cerita-cerita alay jaman lampauku, jaman dimana yang ada hanyalah belajar, menyukai seseorang diam-diam, gaming, musik (waktu itu belum terlalu ngeh sama makeup), ada juga isinya tentang materi pelajaran atau motivasi. Tetapi lama kelamaan, karena dulu masih alay-alaynya, postinganku jadi lebih ke arah negatif dan akhirnya aku hapus saja semua postingannya. Yeps, ini titik dimana aku capek sama tulisanku yang mulai melantur tanpa arah tujuan dan makna, tapi sebenernya aku waktu itu masih tetap nulis kok, tapi di tumblr  Buatku, menulis suatu hal yang positif itu lebih baik, daripada bicara kejelekan...  *** Okay, dicukupkan dulu deh kangen-kangenannya Nah, di postingan ini aku juga mau share tentang this look below : Indonesian makeup...

Say Hello~

Hello, this is a new post since my fingers can't stop to write. After saying goodbye to blogger I'm getting closer with tumblr here . Then I realized, I still can work in this blog with something new and refreshing. Just watch and see. Haha XD

Bagian Pertama: Tuan dan tuan

Photo by Hao Wen on Unsplash Sebetulnya puisinya udah dibuat dari tahun 2021 dan posting di wattpad, sempat ada yang menyukai puisi ini juga disana. Jujur, puisi ini jadi setelah menyelami beberapa kajian Islam-Filsafat, aga berat ya? Waktu itu memang lagi rajin sekali. Puisi ini bebas diartikan seperti apapun, jelas kalau puisi-puisi ini punya makna tersendiri untuk aku. Selamat membaca. Bagian Pertama: Tuan dan tuan Pencinta mencari dan mencari akar pohon di antara belukar nan berduri. Berpagutan kerinduannya pada Pencipta. Apa daya ia luka. Teracuni oleh tajamnya realita. Pencinta bermimpi tertidur diatas batu beralaskan rimbunan daun. Terkesiap kembali ke dunia. -------- Saat dua mata bertemu dan mengisyaratkan rasa. Terlamun oleh romansa daun yang belum mengering. Sekalipun tidak berharap dipertemukan. Kita tetap dipertemukan oleh guratan pena Sang Maha tuliskan. Makna dari pertemuan itu berpisah. Sekarang aku bisa merelakanmu. -------- Pikiran berkelana mengitari kota tak bertua...